Home>Better Health>Bedah>Atasi Miom dan Kista Besar Tanpa Angkat Rahim? Ini Kata dr. Sita, Dokter Bedah Robotik Perempuan Pertama di Indonesia

Better Health

Atasi Miom dan Kista Besar Tanpa Angkat Rahim? Ini Kata dr. Sita, Dokter Bedah Robotik Perempuan Pertama di Indonesia

operasi robotik

Bagi seorang wanita, sangat wajar merasa takut saat dirinya didiagnosis memiliki miom atau kista berukuran besar.Operasi besar, proses pemulihan yang menyakitkan, hingga ketakutan kehilangan rahim yang memupuskan harapan untuk hamil menjadi momok tersendiri.

Kabar baiknya, saat ini pengobatan miom besar dan kista dapat dilakukan secara akurat tanpa harus mengangkat/mengorbankan rahim anda.

Melalui teknik bedah robotik ginekologi oleh dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG, MSc (HumRepro), MIGS, yang merupakan dokter bedah robotik perempuan pertama di Indonesia, Anda bisa mendapatkan metode pengobatan yang mengurangi risiko pengangkatan rahim dan pemulihan yang lebih cepat.

Apa itu miom dan kista besar?

Miom adalah benjolan jinak yang tumbuh dari otot rahim, sedangkan kista ovarium adalah kantung yang dapat berisi cairan atau jaringan dan tumbuh di indung telur. sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, jika ukurannya membesar, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti:

  • Nyeri panggul atau kram perut bagian bawah yang hebat, terutama saat haid.
  • Perdarahan menstruasi yang sangat banyak, yang pada kondisi tertentu dapat menyebabkan anemia.
  • Penekanan pada organ sekitarnya, seperti sering buang air kecil atau sembelit.
  • Pada kondisi tertentu, miom dapat memengaruhi kesuburan atau meningkatkan risiko keguguran.

Jika miom atau kista makin membesar, menekan organ di sekitarnya atau mengganggu rencana kehamilan, tindakan medis penanganan harus segera dilakukan.

Bisakah miom dan kista besar diangkat tanpa mengorbankan rahim?

Pada kondisi tertentu, bisa. Menurut dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG, MSc (HumRepro), MIGS.Miom dapat ditangani dengan miomektomi, yaitu operasi untuk mengangkat miom dengan tetap mempertahankan rahim. Namun, pilihan prosedur tetap harus ditentukan berdasarkan ukuran, jumlah, dan lokasi miom atau kista, kondisi kesehatan pasien, serta rencana kehamilan. Penanganan miom dan kista tidak selalu menggunakan prosedur yang sama, sehingga dokter akan menentukan tindakan yang paling sesuai untuk setiap pasien.

Keunggulan bedah robotik

Dalam video ini, dr. Sita Ayu Arumi menjelaskan bahwa teknologi bedah robotik da Vinci Xi yang digunakan di Eka Hospital MT Haryono untuk penanganan miom dan kista merupakan bentuk operasi minimal invasif yang inovatif di bidang ginekologi. Prosedur ini menggunakan instrumen robotik yang sepenuhnya dikendalikan oleh dokter bedah melalui konsol khusus.

Beberapa keunggulan utama bedah robotik meliputi:

  • Presisi tingkat tinggi: Sistem kamera 3D membantu dokter melihat area operasi dengan pembesaran dan gambaran yang lebih jelas yang membantu dokter melihat struktur anatomi secara lebih detail.
  • Fleksibilitas lengan robot : Instrumen robotik dapat bergerak dengan lebih fleksibel dan membantu dokter melakukan tindakan secara presisi pada area panggul yang sulit dijangkau.
  • Sayatan lebih kecil dan bekas luka minimal : Hanya memerlukan beberapa sayatan kecil, sehingga meminimalkan bekas luka.
  • Potensi nyeri dan perdarahan lebih rendah: Karena menggunakan sayatan yang lebih kecil, kerusakan jaringan di sekitar area operasi dapat lebih minimal dibandingkan dengan bedah terbuka.
  • Pemulihan relatif cepat: Masa rawat inap di rumah sakit lebih singkat danpasien dapat kembali beraktivitas secara bertahap dalam waktu yang relatif lebih singkat.

Pelopor bedah robotik perempuan di Indonesia

dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG, MSc (HumRepro), MIGS merupakan pionir dokter bedah robotik perempuan pertama di Indonesia yang menguasai teknologi canggih ini. Sebagai spesialis kebidanan dan kandungan dengan fokus pada Minimally Invasive Gynecologic Surgery (MIGS) dan kesehatan reproduksi, dr. Sita mempertimbangkan rencana dan keinginan pasien untuk memiliki anak dalam menentukan pilihan penanganan.

Pengalaman beliau dalam menangani berbagai kasus ginekologi kompleks. memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pasien wanita yang mendambakan penanganan medis berstandar internasional.

Prosedur dan persiapan pasien sebelum bedah robotik:

  1. Konsultasi & pemeriksaan diagnostik: Evaluasi gejala, Pengalaman beliau dalam menangani berbagai kasus ginekologi kompleks atau pemeriksaan MRI untuk membantu mengetahui jumlah, ukuran, lokasi, dan karakteristik miom atau kista.
  2. Skrining kesehatan pra-operasi: Pemeriksaan darah dan pemeriksaan kesehatan lainnya untuk memastikan kondisi pasien cukup siap menjalani operasi.
  3. Prosedur pembedahan: Dilakukan di ruang operasi khusus bedah robotik dengan bius total (anestesi umum).
  4. Pascaoperasi: Lama rawat inap berbeda pada setiap pasien dan bergantung pada jenis tindakan serta kondisi setelah operasi. Pada operasi dengan sayatan kecil, masa rawat dan pemulihan umumnya dapat lebih singkat dibandingkan dengan operasi terbuka.

Konsultasi Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Jangan biarkan rasa takut kehilangan rahim membatasi Anda untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Jika Anda didiagnosis memiliki miom, kista berukuran besar, atau disarankan menjalani operasi angkat rahim dan ingin mendapatkan pendapat medis kedua (second opinion). Anda dapat berkonsultasi langsung dengan ahlinya, dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG, MSc (HumRepro), MIGS, Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Subspesialis Bedah Minimal Invasif & Reproduksi) di Eka Hospital MT Haryono.

Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WhatsApp center 0889-1500-129.

Saksikan video ini untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap dari dr. Sita tentang penanganan kesehatan reproduksi wanita dengan menggunakan teknologi bedah robotik da Vinci Xi.

Dokter Perempuan Pertama di Tim Robotik Indonesia Kini Praktik di Eka Hospital MT Haryono  

 

Bagikan

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved