
Kista kelenjar skene adalah kondisi munculnya kista di salah satu saluran kencing wanita. Kondisi ini termasuk jarang terjadi dan bisa tidak memunculkan gejala. Berbahayakah kondisi ini?
Apa itu kista kelenjar skene?
Kista kelenjar skene adalah kista, atau kantung jaringan yang berisi cairan, yang muncul di bukaan uretra (parauretral) wanita atau bayi perempuan yang baru lahir. Uretra adalah saluran yang membawa urine keluar tubuh.
Kelenjar skene adalah sebuah kelenjar yang terletak pada kedua sisi uretra wanita. Para ahli berpendapat kelenjar ini berfungsi untuk mengeluarkan cairan yang bisa membantu proses berkemih dan uretra tetap terlumasi, sekaligus menjaga kebersihan saluran kencing. Cairan yang dihasilkan kelenjar skene dianggap sebagai antimikroba yang membantu mencegah infeksi saluran kemih.
Selain itu, kelenjar skene juga dapat berperan dalam hubungan seksual, termasuk untuk produksi cairan pelumas dan cairan ejakulasi wanita.
Kista kelenjar skene termasuk kondisi yang sangat jarang terjadi.
Gejala kista kelenjar skene
Kista kelenjar skene umumnya berukuran kecil, kurang dari 1 cm. Saat ukurannya kecil, kista kelenjar skene jarang menimbulkan gejala atau gejala yang muncul biasanya ringan dan tidak mengganggu. Gejala baru akan muncul saat ukuran kista membesar.
Beberapa gejala kista kelenjar skene di antaranya:
- Sering buang air kecil
- Anyang-anyangan (disuria)
- Sakit saat berhubungan seksual
- Sering mengalami infeksi saluran kencing (ISK)
- Muncul benjolan di dekat lubang buang air kecil yang bisa digerakkan
Penyebab kista kelenjar skene
Belum diketahui apa yang menyebabkan kista kelenjar skene pada bayi yang baru lahir. Akan tetapi pada wanita, kista kelenjar skene mungkin saja terjadi karena penyumbatan saluran kelenjar skene.
Penyumbatan itu dapat terjadi karena infeksi dan peradangan pada saluran kencing.
Diagnosis
Pada kebanyakan kasus, kista kelenjar skene bisa didiagnosis dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Pemeriksaan ini dilakukan dengan pemeriksaan panggul. Kista atau abses dapat teraba oleh dokter bila ukurannya cukup besar.
Jika dokter mencurigai penyebab lain, dokter mungkin saja melakukan pemeriksaan pencitraan seperti USG atau endoskopi kandung kemih (sistoskopi).
Pengobatan kista kelenjar skene
Kista kelenjar skene tidak selalu membutuhkan pengobatan khusus. Biasanya, dokter akan memantau terlebih dulu perkembangan kista. Cara ini berlaku bagi bayi baru lahir dan perempuan dewasa.
Apabila kista kelenjar skene tidak menimbulkan gejala, biasanya kista tidak membutuhkan pengobatan apa pun.
Akan tetapi, jika kista mulai menimbulkan gejala yang mengganggu, dokter baru akan memberikan rencana pengobatan, seperti:
- Antibiotik jika terjadi abses dan infeksi. Tanyakan pada dokter jenis antibiotik dan dosis yang tepat untuk Anda.
- Pengangkatan kelenjar skene. Operasi pengangkatan kelenjar skene ini bisa dilakukan dengan mengangkat kelenjar seluruhnya atau dengan marsupialisasi. Marsupialisasi dilakukan untuk membuat bukaan pada kista untuk mengeluarkan cairan di dalamnya.
Perbedaan kista kelenjar skene dan kista Bartholin
Selain kista kelenjar skene, salah satu kondisi yang juga dapat terjadi pada area kelamin wanita adalah kista Bartholin. Keduanya sama-sama terjadi pada sistem reproduksi wanita.
Walau posisinya mirip, dan mungkin gejalanya serupa, keduanya adalah kondisi yang berbeda.
Perbedaan utama kista kelenjar skene dan kista bartholin adalah lokasi tumbuhnya kista. Kista kelenjar skene muncul di kelenjar skene yang berada di bukaan saluran kencing, tepatnya uretra.
Sementara kista kelenjar Bartholin muncul di kelenjar bartholin yang terletak di salah satu kedua sisi vagina. Uretra dan vagina memiliki dua bukaan (lubang) yang berbeda.
Umumnya, kista kelenjar Bartholin juga berukuran lebih besar dan bisa membuat salah satu sisi labia tampak lebih besar.
Selain itu, penanganan keduanya pun berbeda. Walau sangat jarang terjadi, kista Bartholin bisa berpotensi menjadi kanker. Maka itu, dokter mungkin akan melakukan biopsi. Sementara, kista kelenjar skene umumnya tidak berpotensi menjadi kanker.
Cara mencegah kista kelenjar skene
Belum diketahui cara mencegah kista kelenjar skene kongenital. Meski begitu, untuk mencegah kista kelenjar skene saat dewasa, cara utama yang bisa dilakukan adalah dengan mencegah infeksi di area kelamin, seperti memakai kondom saat berhubungan seks.
Apabila Anda merasa tidak yakin atau khawatir dengan kondisi kesehatan Anda, tak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan Eka Hospital. Nantinya, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan yang bisa menjawab kekhawatiran Anda.
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kami di Eka Hospital. Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08118822564 untuk membuat janji temu.

