
Pernah merasa mual dan muntah terus-menerus pasca mengalami radang pankreas? Jangan buru-buru panik, tapi jangan juga disepelekan. Bisa jadi itu adalah pseudokista pankreas. Kondisi ini sering kali muncul sebagai "oleh-oleh" yang tidak menyenangkan setelah serangan pankreatitis akut maupun kronis.
Kabar baiknya, saat ini sudah ada solusinya. Jika dulu mendengar kata kista di organ dalam selalu identik dengan operasi besar dan sayatan lebar, sekarang ada metode yang jauh lebih nyaman dan minim risiko.
Apa itu pseudokista pankreas?
Berbeda dengan kista sejati, pseudokista adalah kantung berisi cairan, jaringan mati, dan enzim pencernaan yang terbentuk di sekitar pankreas. Kantung ini biasanya muncul karena adanya peradangan hebat (pankreatitis) atau cedera pada area perut.
Masalah muncul ketika kantung ini membesar dan menekan organ di sekitarnya, seperti lambung. Inilah yang menyebabkan Anda merasa:
- Mual dan muntah yang menetap.
- Perut terasa penuh atau kembung (begah).
- Nyeri di ulu hati yang menjalar ke punggung.
- Demam jika terjadi infeksi pada kista tersebut.
Penanganan lewat endoskopi (EUS)
Dulu, satu-satunya cara mengeluarkan cairan kista ini adalah dengan operasi terbuka. Namun, kini para ahli di bidang Gastroentero-Hepatologi lebih mengutamakan prosedur Endoscopic Ultrasound (EUS).
Bagaimana cara kerjanya?
Tanpa sayatan di perut, dokter akan memasukkan selang tipis dan lentur melalui mulut hingga ke lambung. Dengan panduan USG pada ujung alat tersebut, dokter bisa melihat posisi kista dengan sangat akurat. Kemudian, sebuah selang kecil (stent) dipasang untuk mengalirkan cairan kista langsung ke saluran cerna agar bisa dibuang secara alami oleh tubuh.
Keunggulan metode endoskopi:
- Tanpa sayatan: Tidak meninggalkan bekas luka operasi pada perut.
- Pemulihan Cepat: Pasien biasanya bisa segera pulang dan beraktivitas jauh lebih cepat dibanding operasi konvensional.
- Minim Nyeri: Karena tidak ada jaringan luar yang disayat, rasa nyeri pascatindakan sangat minimal.
- Presisi Tinggi: Teknologi EUS memungkinkan dokter melihat "jeroan" secara real-time sehingga prosedur sangat aman.
Mengapa harus ditangani ahlinya?
Pankreas adalah organ yang sangat sensitif dan "rewel". Menangani kista di area ini membutuhkan pengalaman tinggii. Diagnosis yang tepat melalui endoskopi bukan hanya soal membuang cairan, tapi memastikan tidak ada komplikasi lain dan mencegah kista muncul kembali.
Jangan biarkan rasa mual dan nyeri menghambat kualitas hidup Anda. Penanganan yang tepat waktu bisa mencegah kista pecah atau terinfeksi yang justru berisiko fatal.
Konsultasi dengan Pakar Gastroentero-Hepatologi
Jika Anda atau kerabat memiliki riwayat penyakit pankreas dan mulai merasakan keluhan pencernaan yang tak kunjung sembuh, segera lakukan pemeriksaan menyeluruh. Dapatkan penanganan berstandar internasional dengan teknologi endoskopi mutakhir bersama: Prof. Dr. dr. Murdani Abdullah, Sp.PD (K), GEH, FINASIM, FACG, FASGE Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Gastroenterologi & Hepatologi Eka Hospital MT Haryono
Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

