
Mungkin belum banyak yang sadar bahwa ada jenis skoliosis yang disebut skoliosis struktural dan nonstruktural, alias fungsional. Pemisahan kedua jenis skoliosis ini didasarkan pada penyebab utama yang menyebabkan kelainan tulang belakang.
Walau skoliosis struktural lebih banyak terjadi, penting juga bagi Anda tahu tentang skoliosis fungsional. Sebab, keduanya memiliki penanganan yang berbeda.
Perbedaan skoliosis fungsional dan struktural
Skoliosis adalah kelainan yang menyebabkan tulang belakang bengkok ke kanan ataupun kiri, membentuk huruf S ataupun C. Terdapat dua kategori besar skoliosis, yakni struktural dan non-struktural, atau disebut juga fungsional.
Perbedaan skoliosis fungsional dan struktural yang paling utama adalah penyebab dan kemungkinan lengkungan tulang belakang membaik.
1. Penyebab
Skoliosis struktural lebih umum dijumpai dibandingkan fungsional. Skoliosis struktural adalah skoliosis yang disebabkan oleh masalah struktur tulang belakang. Artinya, struktur tulang belakang memang mengalami bengkok.
Ada beberapa jenis skoliosis struktural yang dipisahkan berdasarkan penyebabnya, antara lain:
- Skoliosis idiopatik: kelainan bentuk tulang belakang yang tidak diketahui penyebab pastinya.
- Skoliosis kongenital: skoliosis yang disebabkan kelainan bawaan saat lahir.
- Skoliosis neuromuskular: skoliosis yang disebabkan oleh gangguan neuromuskular sehingga memengaruhi bentuk tulang belakang
Sementara itu, skoliosis fungsional tidak disebabkan oleh kelainan tulang belakang itu sendiri. Skoliosis fungsional disebabkan oleh kondisi lain yang menyebabkan tulang belakang melengkung secara abnormal.
Beberapa penyebab skoliosis fungsional, antara lain:
- Perbedaan panjang kaki atau tangan yang memengaruhi postur tubuh
- Displasia panggul
- Membawa tas atau beban berat dalam jangka panjang hanya di satu bahu
- Saraf kejepit (HNP)
- Ketegangan otot paraspinal di salah satu sisi
- Torticollis, kondisi leher yang bengkok dan miring menyakitkan
2. Derajat lengkungan
Skoliosis fungsional dan struktural memiliki keparahan derajat lengkungan yang berbeda. Secara umum, derajat lengkungan skoliosis fungsional tidak lebih dari 10 derajat.
Sementara itu, seseorang dikatakan memiliki skoliosis struktural bila memiliki derajat lengkungan lebih dari 10 derajat.
3. Kemungkinan pulih
Kemungkinan pulih antara skoliosis fungsional dan struktural pun berbeda. Tulang belakang yang bengkok akibat skoliosis fungsional bisa kembali normal ketika kondisi yang menyebabkannya diatasi.
Sementara itu, lengkungan tulang belakang karena skoliosis struktural biasanya tidak dapat kembali “lurus” tanpa pengobatan yang tepat.
4. Pengobatan
Pengobatan skoliosis fungsional dan struktural juga berbeda. Umumnya, karena skoliosis fungsional tidak disebabkan oleh masalah struktur tulang belakang, pengobatannya cenderung menggunakan cara konvensional, seperti:
- Observasi
- Penggunaan brace skoliosis
- Olahraga seperti pilates
- Penggunaan alat bantu untuk memperbaiki panjang lengan atau kaki
Sementara itu, sering kali, skoliosis struktural memerlukan operasi, terutama jika lengkungan tulang belakang mencapai di atas 40 derajat.
Cara mencegah skoliosis
Berhubung penyebab pastinya tidak diketahui, cukup sulit untuk mencegah skoliosis, baik itu fungsional maupun struktural. Namun, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga postur tubuh tetap baik, berolahraga rutin, serta menghindari tekanan berlebihan pada tulang belakang.
Untuk mengetahui apakah Anda mengalami skoliosis fungsional ataupun struktural, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis ortopedi. Nantinya, dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan, seperti:
- Rontgen tulang belakang
- CT scan
- MRI
Dokter juga akan mengukur derajat lengkungan tulang belakang Anda menggunakan alat yang disebut dengan scoliometer. Apabila lengkungan berada di atas 10 derajat, Anda mungkin mengalami skoliosis struktural.
Untuk mengetahui pilihan pengobatan apa saja yang bisa dilakukan, konsultasikanlah ke dokter spesialis ortopedi, konsultan tulang belakang. Operasi tidak selalu menjadi satu-satunya cara, terlebih jika derajatnya tidak lebih dari 25 derajat.
Anda bisa berkunjung ke Gatam Institute Eka Hospital untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami yang telah berpengalaman menangani kasus skoliosis dengan teknologi kesehatan terbaru. Hubungi 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

