
ASI adalah sumber makanan terbaik untuk anak, terutama pada 6 bulan pertama kehidupannya. Namun sayangnya, ada beberapa kondisi yang membuat ibu mungkin tidak dapat menyusui. Orang tua boleh saja memberikan susu formula sebagai pilihan terakhir, setelah berkonsultasi dengan dokter.
Namun, susu formula seperti apa yang sebaiknya diberikan pada anak?
Apakah Susu Formula yang Mahal Pasti Bagus?
Makanan terbaik untuk bayi adalah ASI. Namun, dalam kondisi tertentu, susu formula mungkin perlu diberikan untuk menunjang tumbuh kembang anak. Begitu pula ketika ia telah berusia lebih dari 2 tahun.
Ada banyak jenis susu formula yang beredar di pasaran dengan berbagai kisaran harga pula. Tak jarang, orang tua kemudian memilih susu formula yang lebih mahal dengan anggapan pasti lebih bagus.
Kenyataannya, tidak selalu demikian. Menurut dr. Revina Tranggana, Sp.A, dokter spesialis anak Eka Hospital Pluit, susu yang baik untuk anak sebaiknya menyesuaikan dengan kondisi yang dimiliki anak.
“Misalnya, jika anak memiliki riwayat alergi dari salah satu atau kedua orang tuanya, memilih susu formula dengan keterangan partial hidrolisate dapat meminimalisir risiko alergi. Sementara, jika tidak ada riwayat alergi, susu formula apa pun boleh,” ujar dr. Revina Tranggana, Sp.A.
Tips Memilih Susu Formula untuk Anak
Hal yang paling penting diperhatikan dalam memilih susu formula untuk anak adalah orang tua perlu menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan si Kecil. Orang tua juga harus berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum memutuskan memberikan susu formula, apalagi jika hendak dijadikan pengganti ASI.
Pemberian susu formula untuk bayi di bawah 2 tahun haruslah dengan rekomendasi dokter anak.
Berikut ini adalah beberapa tips umum untuk memberikan susu formula pada anak:
1. Pilih susu formula sesuai usia anak
Di setiap fase usia anak, ia membutuhkan gizi yang berbeda-beda dan kesiapan saluran cernanya juga berbeda. Untuk itu, pastikan Anda memilih susu formula sesuai dengan usia anak.
Jangan berikan susu formula untuk balita bagi bayi, begitu juga sebaliknya. Umumnya, anak tidak membutuhkan susu formula setelah berusia 1 tahun sebab asupan gizinya seharusnya akan banyak didapat dari makanan.
2. Beli di tempat tepercaya
Untuk menghindari kualitas susu formula yang buruk, pastikan Anda membeli di tempat tepercaya. Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan pastikan kemasan juga segel dalam keadaan baik.
3. Baca informasi nilai gizi sebelum membeli
Hindari memilih susu formula untuk bayi ataupun anak Anda dengan kandungan gula yang tinggi. Anda juga sebaiknya memperhatikan jumlah protein di dalam susu formula.
Susu tinggi protein dan gula dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dalam memilih susu formula untuk anak.
4. Perhatikan reaksi anak setelah minum susu
Anak yang memiliki alergi susu sapi dapat bereaksi negatif terhadap susu yang diberikan. Orang tua sebaiknya memperhatikan reaksi anak setelah minum susu formula. Reaksi ini bisa muncul langsung, ataupun beberapa hari setelah minum susu.
Orang tua juga dapat memilih susu dengan keterangan partial hidrolisate karena cenderung lebih minim risiko alergi atau memilih susu dengan bahan dasar kedelai.
5. Ikuti panduan membuat susu formula yang tertera
Pastikan orang tua mengikuti anjuran cara membuat susu formula yang dianjurkan di kotak kemasan untuk menjaga asupan nilai gizi yang diterima anak.
Ciri Anak Alergi Susu Formula
Ada beberapa ciri anak alergi susu formula, terutama yang dibuat dari susu sapi, seperti:
- Pertambahan berat badan yang lambat
- Masalah pencernaan pada anak, seperti diare atau BAB berdarah
- Batuk yang tidak kunjung hilang
- Ruam kulit
- Rewel setelah minum susu
Pada anak bayi, ASI tetap menjadi makanan terbaik. Bahkan, susu formula paling mahal pun tidak dapat menggantikan gizi yang diberikan ASI.
Meski demikian, beberapa kondisi yang dialami ibu mungkin membuatnya menyusui dengan ASI tidak mungkin dilakukan. Tak perlu khawatir, susu formula masih dapat membantu agar ibu dan ayah dapat membantu mengoptimalkan gizi anak.
Untuk itu, perlu konsultasi dengan dokter sebelum memilih susu formula yang tepat bagi anak Anda. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak yang menangani anak Anda.
Anda juga dapat berkonsultasi dengan dr. Revina Tranggana, Sp.A dari Eka Hospital Pluit. Hubungi Call Center kami di nomor 1-500-129 atau WhatsApp di nomor 0889-1500-129 untuk membuat janji temu.

