Home>Better Health>Ortopedi>Tulang Rapuh dan Mudah Patah, Apakah Tumor Tulang?

Better Health

Tulang Rapuh dan Mudah Patah, Apakah Tumor Tulang?

tumor tulang

Tulang adalah salah satu struktur terkuat yang ada di tubuh manusia. Meski begitu, tulang juga bisa retak atau patah. Dalam bahasa medis, kondisi ini disebut fraktur.

Normalnya, tulang cukup kuat sehingga benturan ringan tidak menyebabkan masalah. Namun, tulang yang mudah patah atau rapuh bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan, salah satunya tumor tulang.

Benarkah Tulang Mudah Patah Disebabkan oleh Tumor?

Patah tulang paling sering disebabkan oleh trauma alias benturan hebat. Biasanya, benturan ringan tidak akan menyebabkan tulang patah ataupun retak.

Meski demikian, dalam beberapa kasus, benturan ringan juga dapat menyebabkan tulang retak, atau bahkan patah. Dalam kondisi ini, tulang yang mudah rapuh atau patah meski hanya dengan benturan kecil dapat disebabkan oleh tumor.

Tumor ini dapat bermula di tulang ataupun merupakan sel kanker yang menyebar ke tulang.

Pada pasien dengan riwayat kanker, yang memiliki keluhan seperti nyeri dan pegal di tungkai yang tidak kunjung hilang, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat ada tidaknya sel-sel kanker yang kembali atau menyebar ke tulang.

Penyebab Tulang Mudah Patah selain Tumor

Pada dasarnya, tulang manusia tidak dirancang untuk patah atau retak dengan mudah. Benturan atau trauma masih jadi penyebab paling utama.

Selain tumor atau kanker, tulang mudah patah atau retak juga dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut:

1. Penggunaan Berlebihan dan Berulang

Penggunaan tungkai yang berlebihan dan berulang dapat memberikan tekanan pada tulang, misalnya olahraga lari atau olahraga permainan lainnya.

Ketika tulang tidak mampu menahan tekanan atau beban, tulang retak atau patah dapat terjadi. Kondisi ini umum terjadi pada atlet yang menjalani olahraga high impact.

2. Osteoporosis

Osteoporosis adalah salah satu kondisi kesehatan yang paling umum menyebabkan tulang mudah rapuh dan patah. Umumnya ini terjadi karena penurunan kepadatan tulang.

Saat kepadatan tulang menurun, benturan kecil pun dapat menyebabkan patah tulang.

3. Osteomalasia

Osteomalasia adalah suatu kondisi ketika tulang melunak dan melemah sehingga menyebabkannya mudah retak atau patah. Sering kali, kondisi ini disebabkan oleh kekurangan vitamin D, kalsium, dan fosfor.

Selain itu, kekurangan vitamin D juga meningkatkan risiko Anda untuk mengalami osteoporosis dan membuat otot melemah. Ini meningkatkan risiko Anda terjatuh dan mengalami patah tulang.

4. Osteogenesis Imperfecta

Osteogenesis imperfecta adalah suatu kondisi genetik langka bawaan lahir yang menyebabkan tulang rapuh dan mudah. Anak yang didiagnosis osteogenesis imperfecta umumnya berisiko tinggi mengalami patah tulang berulang.

Pemeriksaan Patah Tulang

Ketika Anda mengalami patah tulang, dokter biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan. Pemeriksaan biasanya bertujuan untuk menilai keparahan tulang yang patah.

Setelahnya, dokter juga mungkin akan meminta Anda melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui penyebab tulang patah, terutama ketika fraktur terjadi tanpa disebabkan oleh benturan yang keras.

Beberapa pemeriksaan yang mungkin direkomendasikan, di antaranya:

  • Rontgen: untuk mengetahui gambaran tulang yang retak atau patah.
  • MRI: dilakukan untuk melihat gambaran tulang patah yang lebih jelas.
  • Bone scan: untuk mengetahui kepadatan tulang dan mencari penyebab tulang mudah patah.
  • PET scan: untuk pasien dengan riwayat kanker yang memiliki keluhan pada tulang, untuk mengetahui kemungkinan sel-sel kanker menyebar.

Benturan ringan seharusnya tidak menyebabkan tulang patah dengan mudah. Apabila Anda mengalaminya, tanyakan kepada dokter kemungkinan penyebabnya dan pemeriksaan untuk memastikannya.

Mencari tahu penyebabnya akan membantu dokter dalam merencanakan pengobatan, khususnya mencegah tulang patah.

Bila Anda pasien dengan riwayat kanker dan memiliki keluhan terkait tulang, Anda bisa berkonsultasi dengan salah satu dokter spesialis ortopedi konsultan onkologi (kanker) yang kami miliki, yaitu dr. Muhammad Wahyudi, Sp.OT, Subsp.Onk.Ort.R. (K), di Eka Hospital BSD.

Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk janji temu.

Bagikan

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15241-bone-fractures

    Diakses pada 17 February 2026

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13017-osteomalacia

    Diakses pada 17 February 2026

  • orthoinfo.aaos.org, https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/fractures-broken-bones/

    Diakses pada 17 February 2026

  • idai.or.id, https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-osteogenesis-imperfecta-kelainan-tulang-rapuh-dan-mudah-patah

    Diakses pada 17 February 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved