
Bagi seseorang yang sudah rutin berolahraga, bulan Ramadan atau saat berpuasa biasanya tidak menjadi hambatan untuk melakukan aktivitas fisik. Namun, jika tidak dilakukan dengan hati-hati, berolahraga saat puasa justru bisa menyebabkan masalah kesehatan.
Lantas, bagaimana cara tepat untuk olahraga saat puasa?
Manfaat Olahraga Saat Puasa
Olahraga saat puasa umumnya aman dilakukan selama jenis olahraga yang dilakukan bukanlah olahraga berintensitas tinggi dengan asupan nutrisi yang rendah.
Terlebih jika dokter telah menyatakan Anda tetap boleh berpuasa selama menjalankan puasa, tanpa adanya masalah kesehatan yang serius.
Beberapa manfaat olahraga yang bisa Anda dapatkan saat puasa, di antaranya:
- Menjaga komposisi tubuh dan massa otot
- Menurunkan kadar kolesterol dan lemak dalam tubuh
- Membantu menurunkan berat badan
- Menjaga suasana hati karena olahraga dapat menghasilkan endorfin
- Membantu menghancurkan sel-sel yang sudah rusak untuk meregenerasi sel baru
- Menjaga kebugaran tubuh
Tips Aman Olahraga Ketika Berpuasa
Supaya bisa mendapatkan manfaat maksimal dari berolahraga saat puasa, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti, seperti:
1. Pilih Jenis Olahraga yang Tepat
Agar olahraga saat puasa tidak menyebabkan masalah kesehatan, Anda perlu memilih jenis olahraga yang tepat.
Asupan makanan dan minuman saat berpuasa berkurang atau terbatas. Artinya, asupan energi yang jadi bekal saat berolahraga ketika puasa juga terbatas atau berkurang.
Untuk itu, Anda perlu memilih jenis olahraga yang tepat. Saat berpuasa, olahraga yang dipilih sebaiknya adalah olahraga low impact. Olahraga low impact memungkinkan energi yang keluar tidak terlalu eksplosif.
Meski demikian, tergantung kesanggupan, Anda juga dapat memilih jenis olahraga kardio saat berpuasa.
2. Berolahraga Mendekati Waktu Berbuka
Olahraga membuat Anda kehilangan cairan. Itu sebabnya, salah satu tips berolahraga saat puasa yang aman adalah melakukannya menjelang waktu berbuka.
Sebab, Anda tidak membutuhkan waktu lama untuk mengganti cairan yang hilang selama seharian dan habis berolahraga.
Anda bisa memilih waktu berolahraga sekitar 1-2 jam sebelum waktu berbuka.
Berolahraga setelah berbuka juga bisa dilakukan. Namun, jangan lupa menjedanya dan jangan makan terlalu penuh. Sebab, ini dapat membuat perut terasa sakit.
3. Perhatikan Asupan Makanan Saat Sahur
Makanan yang Anda konsumsi saat sahur akan menjadi bekal tenaga Anda seharian penuh, termasuk saat berolahraga nanti.
Pastikan Anda mengonsumsi protein dan sayur yang cukup tinggi, begitu juga dengan karbohidrat kompleks. Selain kenyang lebih lama, ini juga akan menjadi energi bagi Anda.
4. Penuhi Kebutuhan Cairan
Kekurangan cairan tubuh adalah salah satu risiko yang mungkin muncul saat berpuasa, ditambah jika Anda berolahraga. Jadi, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan dari waktu berbuka hingga waktu sahur.
Saat berpuasa, untuk memenuhi kebutuhan cairan, Anda bisa menggunakan teknik 2-4-2, yaitu:
- 2 gelas air saat berbuka
- 4 gelas air saat makan besar hingga menjelang waktu tidur
- 2 gelas air saat sahur
5. Kenali Tubuh Anda
Kunci olahraga saat puasa adalah jangan memaksakan diri. Penting bagi Anda untuk mengenali tubuh Anda, termasuk jika muncul tanda-tanda dehidrasi atau gula darah rendah. Sebab, risiko kedua kondisi ini dapat terjadi lebih tinggi ketika Anda berolahraga dan berpuasa.
Anda perlu berolahraga dengan durasi yang tidak membahayakan dan pilihan olahraga yang Anda sanggupi.
Beberapa tanda Anda mungkin perlu menyudahi sesi olahraga atau bahkan puasa Anda, di antaranya:
- Pusing
- Gemetar
- Urine berwarna pekat
- Linglung
- Bibir kering
- Kesemutan dan mati rasa di bibir, lidah, dan pipi
Apabila Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, sebaiknya jangan memulai olahraga saat berpuasa sebelum berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda. Jika Anda tidak yakin apakah aman atau tidak untuk olahraga saat puasa, tetap berkonsultasi ke dokter sebelum memulainya. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis lain yang sesuai dengan kondisi Anda di Eka Hospital. Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129.

