Home>Better Health>Anak>Mengapa Anak Sering Sakit Saat Mulai Masuk Sekolah? Ini Penjelasan Dokter

Better Health

Mengapa Anak Sering Sakit Saat Mulai Masuk Sekolah? Ini Penjelasan Dokter

anak sakit saat masuk sekolah

Hari pertama masuk sekolah merupakan momen yang menyenangkan bagi anak. Namun, ada satu fenomena yang sering dialami, yaitu anak tiba-tiba menjadi lebih sering sakit. Mulai dari batuk, pilek, demam, hingga demam berulang setiap beberapa minggu sekali.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Kapan kondisi ini masih tergolong normal, dan kapan orang tua harus mulai waspada? Temukan jawabannya dari penjelasan dr. Budi Novitri, Sp.A, M.Kes, Dokter Spesialis Anak di Eka Hospital Pekanbaru.

Mengapa anak lebih sering sakit di awal masuk sekolah?

dr. Budi Novitri menjelaskan bahwa anak jatuh sakit saat baru mulai bersekolah merupakan hal yang sangat umum. Menurutnya, penyebab utamanya adalah:

  • Paparan kuman dan virus baru: Di sekolah, anak berinteraksi erat dengan banyak teman sebaya sehingga lebih mudah terpapar berbagai virus dan bakteri yang belum pernah dikenali oleh sistem kekebalan tubuhnya.
  • Sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang: Daya tahan tubuh anak usia prasekolah atau sekolah dasar masih dalam proses "belajar" dan membangun kekebalan terhadap berbagai infeksi. Setiap kali terpapar kuman baru, tubuh anak bereaksi dengan memunculkan gejala seperti demam atau pilek.
  • Kebiasaan higienitas yang belum sempurna: Anak-anak kerap lupa cuci tangan sebelum makan, sering menyentuh area wajah (mata, hidung, mulut), atau berbagi mainan dan peralatan sekolah dengan temannya.
  • Perubahan pola hidup dan stres adaptasi: Perubahan rutinitas harian, jam bangun yang lebih awal, serta rasa cemas atau stres karena beradaptasi dengan lingkungan baru dapat menurunkan daya tahan tubuh anak secara sementara.

Kapan kondisi ini masih dianggap normal?

Sebagai orang tua Anda tidak perlu panik. dr. Budi Novitri mengatakan anak usia sekolah umumnya dapat mengalami infeksi ringan sekitar 6–8 kali dalam setahun, terutama pada tahun pertama mereka mulai bersekolah.

Kondisi ini masih dianggap normal selama:

  • Anak tetap aktif bermain ketika kondisinya membaik.
  • Anak masih mau makan dan minum dengan baik.
  • Gejala sakit membaik dalam waktu 3–7 hari.
  • Berat badan anak tetap naik sesuai grafik tumbuh kembangnya.

Setiap kali anak pulih dari infeksi ringan, sistem kekebalan tubuhnya akan membentuk respons imun terhadap kuman penyebab infeksi tersebut. Proses ini membantu memperkuat perlindungan tubuh terhadap paparan yang sama di kemudian hari

Tanda-tanda bahaya yang perlu diwaspadai

Meskipun sering sakit di awal sekolah umumnya wajar, ada beberapa gejala yang menandakan bahwa kondisi anak memerlukan penanganan medis segera:

  1. Demam tinggi dan lama: Demam tinggi di atas 38,5°C yang berlangsung lebih dari 3 hari berturut-turut atau tidak merespons obat penurun panas.
  2. Sesak napas atau gangguan pernapasan: Anak bernapas sangat cepat, napas berbunyi, atau tampak tarikan dinding dada ke dalam saat bernapas.
  3. Tanda dehidrasi: Anak tampak lemas, tidak mau minum, bibir sangat kering, tidak ada air mata saat menangis, atau jarang buang air kecil.
  4. Infeksi yang berulang: Anak mengalami infeksi telinga berulang, pneumonia, atau membutuhkan pemulihan yang sangat lama setiap kali sakit.
  5. Penurunan berat badan: Berat badan anak terus menurun atau grafik pertumbuhannya mendatar.

Tips membantu menjaga daya tahan tubuh anak

Menurut dr. Budi Novitri agar anak tidak gampang tertular penyakit di sekolah, orang tua dapat menerapkan beberapa langkah pencegahan, seperti:

  • Ajarkan kebiasaan cuci tangan: Biasakan anak mencuci tangan menggunakan air dan sabun setelah memegang benda umum dan sebelum makan.
  • Lengkapi imunisasi: Pastikan jadwal imunisasi rutin anak sudah lengkap sesuai rekomendasi. 
  • Cukupi nutrisi dan tidur: Berikan makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin serta pastikan jam tidur anak cukup setiap malam.
  • Sediakan perlengkapan makan dan botol minum pribadi: Ingatkan anak untuk menggunakan botol minum dan alat makan sendiri di sekolah.

Konsultasi Spesialis Anak di Pekanbaru

Jika anak Anda sering sakit, proses pemulihannya lambat, atau Anda ingin melakukan evaluasi kondisi kesehatan dan status gizi si Kecil secara menyeluruh, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Untuk pemeriksaan tumbuh kembang dan penanganan kesehatan anak yang tepat, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dr. Budi Novitri, Sp.A, M.Kes, Dokter Spesialis Anak di Eka Hospital Pekanbaru.

Dukung kesehatan dan daya tahan tubuh si kecil agar dapat belajar dan bermain di sekolah dengan optimal. Tonton juga video penjelasannya di Instagram Eka Hospital Pekanbaru.

Segera buat janji konsultasi melalui Appointment Center di 1-500-129 atau WhatsApp Center di 0889-1500-129.

 

Bagikan

  • Instagram Post Eka Hospital Pekanbaru, https://www.instagram.com/ekahospital_pekanbaru/reel/Da4wLwRy7Mt/

    Diakses pada 31 July 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved