Home>Better Health>Diabetes>Mengenal Prosedur Angioplasti untuk Kaki Diabetes

Better Health

Mengenal Prosedur Angioplasti untuk Kaki Diabetes

angioplasti

Luka pada kaki penderita diabetes seringkali membutuhkan waktu sangat lama untuk sembuh, bahkan tak jarang makin memburuk. Salah satu penyebab utamanya adalah gangguan sirkulasi darah akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah arteri di bagian tungkai. Tanpa pasokan darah dan oksigen yang cukup, jaringan tubuh tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri secara alami.

Untuk mengatasi masalah ini, teknologi kedokteran modern menghadirkan prosedur angioplasti, yaitu tindakan intervensi pembuluh darah untuk mengembalikan kelancaran aliran darah ke area kaki. Simak penjelasan dari dr. Embong Wicaksono, Sp.B, Subsp. BVE(K), Konsultan Bedah Vaskuler dan Endovaskuler, Eka Hospital BSD.

Apa Itu angioplasti untuk kaki diabetes?

Menurut dr. Embong Wicaksono, angioplasti merupakan prosedur medis berbasis endovaskular yang bertujuan untuk membuka kembali pembuluh darah arteri yang menyempit atau tersumbat total.

Dalam prosesnya, dokter akan memasukkan kateter berukuran sangat kecil yang dilengkapi balon khusus ke dalam pembuluh darah. Ketika balon tersebut sampai di titik penyumbatan, balon akan dikembangkan secara perlahan untuk mengikis atau menekan plak kolesterol ke dinding arteri. Jika diperlukan, dokter juga dapat memasang stent (ring) agar pembuluh darah tetap terbuka lebar.

Keunggulan prosedur angioplasti

dr. Embong Wicaksono mengatakan, dibandingkan dengan metode pembedahan konvensional (seperti operasi bypass pembuluh darah), angioplasti menawarkan berbagai kelebihan klinis:

  • Minimal invasif: Tindakan dilakukan hanya melalui luka tusukan kecil pada kulit (biasanya di area lipat paha), tanpa perlu sayatan pembedahan yang lebar.
  • Perdarahan minimal: Risiko perdarahan jauh lebih kecil dibanding operasi terbuka.
  • Nyeri dan bekas luka minim: Kerusakan jaringan di sekitar pembuluh darah sangat minim sehingga pasien merasa lebih nyaman.
  • Pemulihan cepat: Masa rawat inap di rumah sakit relatif singkat dan pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih cepat.

Kapan angioplasti perlu dipertimbangkan?

Prosedur angioplasti sangat dianjurkan apabila penderita diabetes mengalami kondisi-kondisi berikut:

  • Luka kaki yang tak kunjung sembuh: Luka diabetes yang membandel, tampak menghitam, atau makin meluas meski sudah menjalani perawatan luka secara rutin.
  • Nyeri kaki saat istirahat : Rasa sakit, pegal, atau kram hebat pada tungkai dan kaki yang muncul secara terus-menerus, bahkan saat pasien sedang tidur atau tidak beraktivitas.
  • Tanda penyumbatan pembuluh darah: Adanya hasil pemeriksaan laboratorium/USG Doppler yang menunjukkan penurunan aliran darah arteri pada tungkai.

Konsultasi Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular

Penanganan kaki diabetes secara cepat dan tepat melalui prosedur angioplasti sangat krusial untuk mencegah kematian jaringan (gangren) serta meminimalkan risiko tindakan amputasi.

Untuk konsultasi medis, evaluasi sistem pembuluh darah, dan perencanaan tindakan angioplasti secara presisi, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan ahlinya, dr. Embong Wicaksono, Sp.B, Subsp. BVE (K), Konsultan Bedah Vaskular dan Endovaskular, di Eka Hospital BSD

Saksikan juga penjelasan mendalam mengenai prosedur dan penanganan pembuluh darah pada kaki diabetes melalui Video Edukasi Instagram Eka Hospital BSD.

Jaga kelancaran aliran darah kaki Anda dan cegah komplikasi berat dengan penanganan medis yang tepat.

Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

 

Bagikan

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved