Home>Better Health>Kehamilan>Posisi Tidur Ibu Hamil Menghadap ke Kanan, Apakah Berbahaya?

Better Health

Posisi Tidur Ibu Hamil Menghadap ke Kanan, Apakah Berbahaya?

tidur hadap kanan

Banyak ibu hamil percaya bahwa posisi tidur harus selalu miring ke kiri. Bahkan, ada yang khawatir posisi tidur ibu hamil menghadap kanan bisa membahayakan janin.

Benarkah demikian? Yuk, simak penjelasan dokter kandungan mengenai posisi tidur yang aman selama kehamilan!

Apakah tidur menghadap kanan berbahaya bagi janin?

Menurut dr. Ervan Surya, Sp.OG, FICS, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Eka Hospital Pluit, tidak benar anggapan tidur miring kanan dapat membahayakan janin dalam kandungan.

“Mau terlentang boleh, mau menghadap ke kiri boleh, menghadap ke kanan. Tidak ada yang bilang kalau bumil tidur menghadap kanan bisa buat bayi meninggal,” ujar dr. Ervan.

Dengan kata lain, tidak ada dasar medis bahwa posisi tidur miring kanan dapat menyebabkan kematian pada janin. Ibu hamil tidak perlu merasa cemas berlebihan jika terbangun dalam posisi tersebut.

Mengapa posisi tidur ibu hamil menghadap kiri sering disarankan?

Posisi miring ke kiri menjadi salah satu posisi tidur ibu hamil yang umum disarankan. Posisi ini mampu mengurangi tekanan pada liver dan ginjal yang letaknya berada di perut bagian kanan.

Tak hanya itu, tidur miring ke kiri disebut mampu mengurangi tekanan pada vena cava, yakni pembuluh darah besar yang mengembalikan darah ke jantung. Dengan begitu, pasokan nutrisi dan oksigen yang diperlukan janin dapat berjalan dengan optimal.

Posisi tidur miring kiri juga bertujuan mengurangi tekanan rahim pada pembuluh darah besar ibu, sehingga aliran darah dan oksigen menuju janin berjalan optimal.

Pada kondisi janin gawat medis, yaitu ketika denyut jantung janin jauh di bawah normal, posisi tidur menghadap kiri justru sangat dianjurkan pada bumil.

“Denyut jantung janin normal umumnya berada pada kisaran 120–160 kali per menit, dengan kisaran yang masih dapat ditoleransi sekitar 110–170 kali per menit,” jelas dr. Ervan.

Apabila denyut jantung janin turun jauh di bawah angka normal, dokter akan segera melakukan evaluasi dan penanganan untuk memastikan janin tetap mendapatkan oksigen yang cukup.

Dokter akan melakukan resusitasi intrauterin sebagai tindakan untuk bantu meningkatkan suplai oksigen kepada janin. Selanjutnya, saya akan menyarankan ibu untuk tidur dalam posisi menghadap ke kiri.

Apakah ibu hamil trimester ketiga masih boleh tidur telentang?

Pada trimester ketiga, posisi tidur telentang umumnya menjadi semakin tidak nyaman.

Rahim yang semakin membesar dapat membuat ibu merasa sesak atau sulit bernapas saat berbaring telentang. Karena itulah, kebanyakan ibu hamil secara alami akan lebih nyaman tidur menyamping.

Apabila ibu hamil merasa nyaman tidur miring ke kanan maupun ke kiri, kedua posisi tersebut tetap dapat menjadi pilihan selama tidak ada kondisi medis tertentu yang memerlukan anjuran khusus dari dokter.

Kapan ibu hamil perlu konsultasi dengan dokter?

Segera periksakan ke dokter apabila ibu hamil mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Gerakan janin berkurang.
  • Keluar cairan ketuban atau perdarahan.
  • Nyeri perut hebat atau kontraksi sebelum waktunya.
  • Sesak napas yang berat.

Dokter akan mengevaluasi kondisi ibu dan janin serta memberikan penanganan sesuai dengan kondisi kehamilan. Jangan ragu berkonsultasi lebih lanjut mengenai posisi tidur yang tepat sesuai kondisi kehamilan Anda. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Ervan Surya, Sp.OG, FICS, di Eka Hospital Pluit. Hubungi Call Center kami di nomor 1-500-129 atau WhatsApp di 0889-1500-129 untuk membuat janji temu.

 

Bagikan

  • healthline.com, https://www.healthline.com/health/pregnancy/sleeping-positions-in-pregnancy

    Diakses pada 8 September 2026

  • americanpregnancy.org, https://americanpregnancy.org/pregnancy/sleeping-positions-while-pregnant/

    Diakses pada 8 September 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved