
Menjemur bayi baru lahir setiap jari jadi salah satu kebiasaan yang umum dilakukan. Menjemur bayi disebut dapat membantu mencegah bayi kuning, bahkan mengatasi kuning yang sering terjadi pada bayi baru lahir.
Namun, apakah benar menjemur bayi setiap hari dapat membantu mengatasi atau mencegah bayi kuning? Simak penjelasan lengkap dari dr. Wiwi Gunawan, Sp. A, dari Eka Hospital Pluit.
Haruskah Menjemur Bayi Setiap Pagi?
Beberapa orang masih menjalani kebiasaan menjemur bayi baru lahir setiap pagi. Salah satu alasannya untuk mencegah atau mengatasi bayi kuning.
Menurut dr. Wiwi Gunawan, Sp.A, dokter spesialis anak di Eka Hospital Pluit menyebutkan bahwa menjemur bayi sebenarnya tidak berkontribusi besar untuk mencegah atau mengatasi kuning pada bayi.
“Untuk itu, jika mau menjemur bayi baru lahir, sebaiknya tidak terlalu lama. Sebab, semakin lama menjemur, semakin besar pula paparan sinar UV yang dapat meningkatkan risiko sakit kulit pada bayi,” ujar dr. Wiwi Gunawan, Sp.A.
Bagaimana Cara Menjemur Bayi yang Benar?
Sekalipun tidak berkontribusi besar terhadap kuning pada bayi, menjemur masih boleh dilakukan. IDAI menyebutkan paparan sinar matahari khususnya UVB dalam dosis rendah masih diperlukan untuk pembentukan vitamin D di dalam tubuh.
Untuk meminimalisir risiko kesehatan yang mungkin muncul, berikut ini adalah beberapa cara menjemur bayi dengan benar yang bisa orang tua lakukan:
- Jangan menjemur di bawah sinar matahari langsung
- Gunakan krim tabir surya untuk meminimalisir risiko paparan minimal 15 menit sebelum menjemur bayi
- Jangan menjemur anak dalam keadaan telanjang, gunakan pakaian yang tipis seperti kaus dalam atau popok
- Hindari menjemur bayi pada pukul 10 pagi sampai 4 sore karena mengandung sinar UVB paling tinggi
- Jemur bayi antara 5-30 menit
Bagaimana cara mengatasi bayi kuning?
Menjemur bayi tidak banyak membantu untuk mengatasi bayi baru lahir yang kuning.
Untuk kuning pada bayi yang ringan, kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 minggu. Ibu dapat memberikan ASI yang cukup untuk membantu mengatasi kuning pada bayi.
Kuning pada bayi baru lahir adalah kondisi yang umum terjadi. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan bilirubin di dalam darah.
Normalnya, organ hati akan membantu menyingkirkan bilirubin dari dalam darah. Namun, karena organ hati belum berkembang sempurna, bilirubin jadi menumpuk dalam darah.
Namun, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter. Sebab, dalam beberapa kasus, bayi kuning mungkin membutuhkan perawatan khusus, seperti fototerapi. Apalagi, kadar bilirubin yang terlalu tinggi di dalam darah dapat meningkatkan risiko kerusakan otak jika tidak ditangani dengan baik.
Orang tua tidak perlu langsung panik jika mendapati bayi baru lahir tampak kuning, sebab ini kondisi yang umum terjadi. Meski demikian, pastikan Anda mengikuti arahan dokter anak Anda dalam penanganan bayi kuning.
Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk memastikan kondisi bayi yang baru lahir. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dr. Wiwi Gunawan, Sp.A dari Eka Hospital Pluit untuk mendapatkan informasi kesehatan terbaik untuk anak Anda.
Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu.

